SELAMAT BERTUGAS DR. ABRAHAM SAMAD

Postingan kali ini tidak berkaitan dengan sepak bola.
Kemarin, 16 Desember 2011, awak baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akhirnya dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY). Lima awak baru komisi ini, Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, Zulkarnaen, dan Adnan Pandu Praja, pun telah mendapatkan amanah baru dari seluruh masyarakat Indonesia untuk membasmi segala hal yang berbau KORUPSI.

Harus diakui bahwa masalah korupsi adalah masalah yang sudah begitu mengakar di bumi Indonesia ini. Semangat reformasi yang dinyalakan sejak tahun 1998 ternyata belum mampu menghancurkan aktifitas haram ini. Seluruh upaya pun telah dilakukan untuk semakin memperkecil peluang setiap individu untuk melakukan tindakan biadab ini.

Akan tetapi, mengapa korupsi masih begitu subur menjamur di bumi Indonesia ini?

Salah satu alasan yang sering dimunculkan adalah terkait dengan komitmen dan konsistensi para aparat penegak hukum. Aparat penegak hukum terdepan yang selalu mendapatkan perhatian penuh dari seluruh komunitas masyarakat adalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi yang didirikan pada tahun 2003 ini merupakan institusi terdepan yang sangat ditakuti oleh para koruptor. Sampai saat ini, KPK telah berganti nakhoda sebanyak 4 kali yaitu Taufiqurrahman Ruki, Antasari Azhar, Busyro Muqoddas, dan yang teranyar adalah Abraham Samad.

Di antara ke-4 ketua KPK di atas, sosok Abraham Samad adalah yang termuda. Banyak pihak yang memberikan harapan besar kepada doktor lulusan Unhas tahun 2009 ini. Beliau lahir di Makassar pada tanggal 27 November 1966 dan merupakan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Corruption Committe (ACC). Beliau dikenal sebagai aktivis antikorupsi yang berani, pantang diintervensi, dan memiliki pengetahuan serta pengalaman yang luas dalam tindakan pemberantasan korupsi. Satu slogan yang sering digaungkannya adalah "Untuk menyapu lantai yang kotor, jangan menggunakan sapu yang kotor". Slogan ini yang mendasarinya untuk terus maju dalam pemilihan pimpinan KPK periode 2011-2016.

Akhirnya, selamat bertugas Cappo. Semoga berhasil mengemban tugas dengan baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cytokine Storms: Bukan Sembarang Badai

Kapan Obat COVID-19 akan Tersedia?

Rokok Vs COVID-19