Rileks Sebelum Berjuang

Minggu ini adalah minggu terakhir perkuliahan untuk Fall semester. Itu berarti minggu depan semua mahasiswa akan disibukkan oleh bejibun bahan ujian yang harus dipelajari.


Tak berbeda dengan di Indonesia, di sini, setiap memasuki waktu ujian, mahasiswa selalu dihantui oleh beban berat. Soal-soal ujian beserta jawaban yang harus diberikan menjadi beban pikiran mahasiswa. Ini adalah hal yang lumrah.


Namun, yang membedakan adalah peranan institusi itu sendiri. Institusi selama ini, dalam pengalaman saya, hanya berkutat pada masalah administrasi menjelang ujian, semisal penggandaan soal-soal, pembuatan jadwal mengawas, dan lain-lain.


Di sini, tugas institusi tidak hanya sampai di situ. Ada tugas lain yang menjadi tanggung jawab pengambil kebijakan. Tugas itu terkait dengan tanggung jawab institusi untuk menghasilkan suasana ujian yang baik. Mereka paham bahwa sedikit banyak, atmosfer institusi menjadi salah satu faktor yang tidak bisa diabaikan dalam mempengaruhi hasil ujian mahasiswa.


Sebagai contoh, mood mahasiswa dalam mengerjakan ujian bisa dipengaruhi oleh suasana dalam kelas, tingkat kebisingan yang bisa menjalar masuk ke ruangan ujian, dan lain-lain.


Selain itu, institusi juga bertanggung jawab untuk menghadirkan suasana rileks dalam diri mahasiswa. Perasaan tenang, santai, dan tidak tertekan bisa membuahkan hasil ujian yang lebih baik.


Terkait hal itulah, maka beberapa kegiatan pra-ujian dilakukan oleh pihak Universitas Toledo. Kegiatan pra-ujian ini dimaksudkan untuk membantu mahasiswa mengurangi beban pikiran tentang ujian. Banyak jenis kegiatan yang dilakukan.


Seingat saya, semester lalu, ada kegiatan pijat gratis. Dalam email yang saya dapatkan, tertulis bahwa untuk membantu merilekskan pikiran dan tubuh, maka pihak kantor internasional mengadakan Swedish massage secara gratis selama 10 menit. Jangankan dipijat langsung, melihat videonya saja lewat Youtube, saya sudah merasa rileks. Sekali lagi, ini adalah cara yang ditawarkan oleh pihak universitas untuk mendukung hasil belajar sang mahasiswa.


Di fakultas saya, sebelum ujian dilangsungkan, selama 3 hari berturut-turut, mulai Senin sampai Rabu, akan diadakan acara makan-makan. Acara ini bertajuk Phood for Phinals. Diharapkan, melalui kegiatan ini, rasa tegang itu menghilang, sehingga otak bisa lebih rileks dalam berpikir yang berdampak pada hasil ujian yang lebih baik.




[caption id="attachment_145" align="aligncenter" width="225"]Salah cara yang dilakukan oleh pihak fakultas untuk meringankan beban pikiran mahasiswanya menjelang ujian. (doc. pribadi) Salah cara yang dilakukan oleh pihak fakultas untuk meringankan beban pikiran mahasiswanya menjelang ujian. (doc. pribadi)[/caption]

Satu hal utama yang saya pelajari. Tidak ada sesuatu yang bisa dihasilkan secara maksimal tanpa adanya ketenangan berpikir. Sebaliknya, beban dan ketegangan berlebih menyebabkan hasil yang didapatkan kurang maksimal.


Salam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cytokine Storms: Bukan Sembarang Badai

Kapan Obat COVID-19 akan Tersedia?

Rokok Vs COVID-19