Laziza

Menurut salah satu website, kata Aziz berarti kuat, mulia dan perkasa. Kata Aziz biasanya dijadikan nama bagi anak laki-laki. Jika anaknya perempuan, maka namanya menjadi Azizah.


Nah, bagaimana dengan Laziza, seperti judul tulisan saya ini. Jika nanti Anda punya momongan, maka jangan beri nama Laziza, sekalipun sepintas mirip dengan kata Aziz. Mengapa? Karena Laziza dalam bahasa Arab berarti delicious, nikmat, atau sedap. Mengerti kan mengapa jangan beri nama anak Anda dengan nama Laziza? Hehe.


Arti Laziza tersebut saya dapatkan dari seorang teman berkebangsaan Arab Saudi. Kemarin malam, saya dan teman tersebut berkumpul di apartemen salah seorang teman Indonesia lainnya. Banyak hal yang kami diskusikan, termasuk jilbab, hijab, alkohol, dan seterusnya.


Lantas, mengapa sampai muncul Laziza? Sederhana saja! Tidak lain karena minuman yang disuguhkan sang tuan rumah bermerek Laziza. Saat itu pula, teman Arab saya langsung bertanya kepada kami yang notabene orang Indonesia asli, "Do you know what is the meaning of this beverage?" Jelaslah kami hanya geleng-geleng kepala. Maka, jadilah dia menjelaskan tentang si Laziza ini.


Apa yang menarik dari minuman ini? Bukan soal rasanya, tapi lebih ke arah kemasannya. Jika dilihat sekilas, kemasan Laziza mirip dengan botol-botol yang mengandung alkohol. Hal ini yang awalnya membuat saya sempat kaget pada saat tuan rumah menyuguhkan minuman ini.




[caption id="attachment_48" align="aligncenter" width="225"]Sepintas terlihat mirip minuman yang mengandung alkohol (doc. pribadi) Sepintas terlihat mirip minuman yang mengandung alkohol (doc. pribadi)[/caption]

Akan tetapi, setelah diperiksa lebih jauh, ooh...ternyata ada tulisan "non alcoholic malt beverage." Terus di bagian atasnya ada tulisan 0.00% alcohol.




[caption id="attachment_49" align="aligncenter" width="225"]Di bagian bawah dan di sudut kanan atas terlihat tulisan yang mengonfirmasi kandungan alkoholnya (doc. pribadi) Di bagian bawah dan di sudut kanan atas terlihat tulisan yang mengonfirmasi kandungan alkoholnya (doc. pribadi)[/caption]

Kadang dalam kehidupan ini, kita selalu dilingkupi oleh perasaan negatif terhadap sesuatu. Belum juga bertemu, baru dengar namanya saja, kita sudah terlebih dahulu memunculkan prasangka itu.


Prasangka-prasangka seperti inilah yang kadang membuat kita menjadi sangat eksklusif dan tidak mau keluar dari zona nyaman kita. Padahal, belum tentu prasangka kita tersebut adalah benar adanya. Kata sebuah kalimat bijak, "Do not judge the book by its cover".


Mungkin memang banyak orang di sekitar kita yang bercover seperti "Laziza", tetapi itu bukan berarti bahwa isinya pasti "salah". Makanya, kenali dulu; dekati dulu. Jangan langsung menjudge jika kita memang belum mengenalnya.


Oh ya, Laziza ternyata nikmat rasanya. :)


Salam.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cytokine Storms: Bukan Sembarang Badai

Kapan Obat COVID-19 akan Tersedia?

Rokok Vs COVID-19